Recycle Fabric

Berdasarkan data dari National Plastic Action Partnership tahun 2020, Indonesia merupakan penyumbang sampah plastik terbesar nomor dua di dunia, yaitu sebanyak 6,8 juta metrik ton pertahun. Dan sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut. Jika dibiarkan kondisi seperti itu tentu akan memberikan dampak negatif terhadap lingkungan, karena plastik merupakan bahan yang tidak mudah diurai. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan mendaur ulang sampah plastik sehingga memperpanjang masa pakai dari material terkait dan tidak berakhir di tempat pembuangan akhir begitu saja.

Hal tersebut yang membuat 180 Degrees tergerak menjadi brand streetwear lokal asal bandung yang pertama kali mengeluarkan produk dengan bahan recycle polyester. Bahan recycle polyester yang kami gunakan terbuat dari bahan botol plastik (PET) yang di daur ulang menjadi serat yang kemudian ditenun menjadi kain baru. Penggunaan bahan recycled polyester untuk pakaian sehari-hari, memiliki komposisi kain yang dicampur dengan bahan serat lainnya. Misalnya cotton, rami, modal atau kain lainnya yang memiliki daya penyerapan keringat yang lebih baik dan terasa sejuk saat dikenakan. Proses dari recycle polyester ini berkontribusi terhadap lingkungan untuk mengurangi ekstraksi minyak mentah dan gas alam dari bumi untuk menghasilkan lebih banyak plastik, serta menggunakan lebih sedikit air dan energi guna mengurangi gas rumah kaca yang dihasilkan sehingga dapat mengurangi kontaminasi pada tanah, polusi udara, dan air. Kami pun memiliki sertifikat resmi Recycled Claim Standard (RCS).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping Cart